Bermaiyah itu menanam, menyiram, memelihara. Gambang Syafaat telah 22 tahun ini melakukan proses itu dengan ‘jalan sunyi’. Kini sebagaimana lagu ‘ilir-ilir’ Sunan Kalijaga tanaman itu telah ‘sumilir’ telah ‘tak ijo royo-riyo’. Namun sebagamana kesadaran maiyah bahwa tugas kami hanyalah menanam dan merawat, hasil dari perawatan itu sepenuhnya Allah SWT yang beri.

Kami tidak akan kecewa sedikit pun jika pohon itu tidak berbuah dan kami tidak akan menepuk dada jika buah-buah ranum menggantung dari pohon gambang syafaat yang kami rawat karena buah itu semata-mata kasih Allah, bukan dari kami. Mari kita lanjutkan merawat pohon ini. Mari kita syukuri 22 tahun Gambang Syafaat.

Semarang 11 Desember 2021 M.

Forum Silaturahmi Masyarakat Maiyah Semarang.